Intan Jaya,
KOMISI Somatua.Januari 2019 belum lama ini, Komunitas Mahasiswa Independen Somatua Intan Jaya mengelar sosialisasi publik tentang "Tanah, Kapitalisme dan Militerisme".
Sosialisasi tersebut bermaksud memberikan pemahaman yang benar kepada seluruh masyarakat Kab. Intan Jaya. Ada akibat yang buruk bahkan fatal, apabila pergunakan Tanah (mai) dengan tidak terhormat. Oleh Karena itu KOMISI Somatua menegaskan agar masyarakat Intan Jaya tidak menjual Tanah untuk memenuhi keperluan sementara. Mestinya masyarakat memikirkan kebutuhan yang berkesinambungan.
KOMISI berharap Tanah leluhur orang Intan Jaya masih bisa menjadi harta bagi anak cucu di masa yang akan datang. Karena manusia Intan Jaya tidak hidup di masa sekarang saja, tetapi di masa mendatang pula.
Masyarakat Intan Jaya bersatu-padu untuk menolak sistem penjualan Tanah. Mereka juga menolak berbagai bentuk kapitalis dan militeris di bumi Intan Jaya. Mereka trauma dengan sikap dan kelakuan aparat keamanan yang kelihatan maupun yang menyamar.
Masyarakat membutuhkan pembangunan daerah dan kehidupan. Mereka tidak membutuhkan militerisme dan kapitalisme.
Bersama KOMISI Somatua, masyarakat telah bertekat menolak tiga hal tersebut. KOMISI tetap menjadi Pagar bagi Alam dan Manusia Intan Jaya.
KOMISI JAYA...! Penasehat KOMISI, Adolpius Sondegau, Es.Batu.







0 komentar:
Posting Komentar
Harap Berikan Komentar Yang Membangun Dan Wajar, Terima Kasih.