![]() |
| Doc. Mahasiswa IJ, Waena Jayapura |
Mohon Perhatian Pemda Intan Jaya
Masalah pendidkan yang kita bicara kalau tanpa SDM pada prinsipnya sia-sia. Terutama dalam mempersiapkan generasi penerus kabupaten maupun provinsi. Berawal dari pada itu realita yang terjadi di kalangan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dalam hal ini (KESRA) dimanakah tugas dan tangung jawab yang diberikan oleh pemerintah daerah (BUPATI), kepada bapak KESRA kabupaten Intan Jaya sehingga mahasiswa jadi korban.
Dimanakah uang operasional bagi setiap kota study yang pernah pemerintah daerah alokasikan melalui sidang anggaran untuk mahasiswa?
Pertanyaan demi pertanyaan dari setiap mahasiswa selalu hadir, baik secara langsung maupun tak langsung.
Namun dimanakah orang tua mahasiswa, KESRA Intan Jaya???
Kalau kita klasifikan masalah tingkat mahasiswa itu sangat rumit sehingga perlu sadar diri terutama dalam tugas yang diberikan pemerintah daerah kepada kabag kesra selaku penangung jawab terhadap mahasiswa.
Salah satu contoh bahwa kesra tidak bertangung jawab atas mahasiswa adalah dimana sekarang mahasiswa pelajar kota study Jayapura Kabupaten Intan Jaya ( IPMI-J), LAMPU sebagai alat penerangan dicabut karena pembayaran listrik lima bulan belum bayar. Ini aneh tapi nyata karena tanpa lampu mahasiswa tak akan melakukan aktivitas sperti biasa. Apalagi sekarang kuliah pada aktif semua, maka kami mahasiswa kota study Jayapura meminta kepada pihak yang berwenang (KESRA) segera ambil ahli untuk proses permasalahan listrik ini.
Di Jayapura hari Jumat Tgl 02/03/2018
Pihak PLN Datang Memutuskan Meteran Lampu dengan Alasan Bahwa Selama 5 Bulan Belum Bayar Uang Lampu.
Penulis: mahasiswa/I IPMI-J se kota study Jayapura.







0 komentar:
Posting Komentar
Harap Berikan Komentar Yang Membangun Dan Wajar, Terima Kasih.