![]() |
| Prosesi pemakaman 11 jenazah korban meninggal di Wamena |
ESBATU Papua - Dipastikan 10 orang tewas dalam korban rusuh isu penculikan di Sinakma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Pegunungan Papua, pada kamis (23/2/2023).
Sedangkan korban luka parah dalam kejadian tersebut berjumlah 18 orang.
Kepolisian Jayawijaya melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 9 orang. Akan tetapi pada Jumat (24/2/2023) yang lalu, satu korban yang dilarikan ke rumah sakit telah dinyatakan meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah korban tewas dalam insiden di Wamena menjadi 10 orang. Demikian dikutip dari kompas.com.
Namun di media lain dinyatakan korban tewas sebanyak 11 orang. Artinya sumber informasi terkait insiden di Wamena masih belum disatukan informasinya. Terdapat dua versi informasi.
![]() |
| DPR Papua menyatakan: Pelaku harus dicopot dan diproses hukum. |
Seorang anggota DPR Papua tampil di hadapan ribuan warga Wamena bahwa pelaku penembakan 11 korban tewas harus diproses hukum dan dicopot dari jabatan sebagai Kapolres Jayawijaya. "Kapolres Jayawijaya Wamena, jabatannya harus dicopot dan harus diproses hukum", tegasnya .
"Korban itu 10 orang (tewas), delapan dari masyarakat asli Papua dan dua dari pendatang. Ada juga korban luka-luka dari aparat 18 orang", jelas Irjen Mathius D Fakhiri di Mimika, Jumat, sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com, Sabtu ( 25/2/2023).
Menurut Fakhiri, personel di lapangan terpaksa melepaskan tembakan ke arah massa karena melakukan aksi pembakaran dan penyerangan ke aparat. Hal itu menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka.
“Ada 16 kena batu dan dua orang kena panah, salah satunya perwira polisi,” ujar Fakhiri.
Fakhiri mengatakan, saat ini pikinya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Kepolisian masih melakukan penyelidikan .
Sumber: kompas.com








0 komentar:
Posting Komentar
Harap Berikan Komentar Yang Membangun Dan Wajar, Terima Kasih.